Perbandingan Jumlah Bakteri Asam Laktat Pada Duodenum Dan Performa Ayam Broiler Yang Diberikan Sinbiotik Dan AGP
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penggunaan Antibiotic Growth Promotor (AGP) dalam pakan ayam dapat membunuh bakteri patogen, namun dapat menimbulkan resistensi bakteri terhadap antibiotik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui performa ayam dan jumlah bakteri asam laktat(BAL) pada ayam yang diinduksi sinbiotik dan AGP. Sebanyak 27 ayam broiler umur 0 hari dibagi menjadi 3 kelompok perlakuan yakni P0 (kontrol), P1 (sinbiotik dosis 0,45ml/0,5 liter) dan P2 (AGP dosis Amoxcycilline 0,25 gram/liter) per oral melalui air minum selama 7 hari. Ayam ditimbang bobot badan dan jumlah konsumsi pakan selama 7 hari untuk perhitungan performa. Pada umur 7 hari ayam dieunthanasi dan di koleksi sampel duodenum untuk kemudian dilakukan perhitungan jumlah BAL yang dikultur pada MRSA. Rerata performa dan rerata jumlah BAL duodenum dianalisis dengan uji One Way ANOVA dan Uji Tukey. Perhitungan BAL menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,05) antara kelompok sinbiotik dan AGP dengan kelompok kontrol. Hasil uji Tukey menunjukkan bahwa jumlah BAL pada duodenum berbeda nyata antara kelompok sinbiotik terhadap kontrol dan AGP. Perhitungan performa ayam broiler menunjukkan perbedaan tidak signifikan (p>0,05) antara kelompok kontrol terhadap semua perlakuan. Dapat diketahui bahwa pemberian sinbiotik dapat meningkatkan jumlah bakteri asam laktat dan pemberian AGP maupun sinbiotik tidak berpengaruh terhadap performa ayam.